Kuliner Makassar 4 Kue Tradisional yang Harus Dicoba – Makassar ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan di kenal dengan berbagai kuliner lezat yang menggugah selera. Di balik kelezatannya, kota ini juga memiliki ibcbet banyak kue tradisional yang tak hanya nikmat, tetapi juga penuh dengan kekayaan budaya. Berikut ini adalah empat kue tradisional Makassar yang wajib di coba oleh pencinta kuliner Nusantara.

Kue Bolu Kacang

Kue Bolu Kacang adalah salah satu kue tradisional yang terkenal di Makassar. Kue ini terbuat dari kacang hijau yang digiling halus, dicampur dengan tepung terigu, gula, dan telur. Rasanya yang manis dan slot deposit 10rb gurih membuat kue ini sangat disukai oleh banyak orang. Bentuknya yang khas, berupa lapisan tipis dengan tekstur lembut, menjadikan Bolu Kacang sebagai camilan favorit saat perayaan atau acara tertentu.

Kue Pallu Butung

Kue Pallu Butung adalah kue tradisional khas Makassar yang terbuat dari ketan putih yang dikukus bersama dengan kelapa parut. Kue ini biasanya disajikan dengan taburan gula merah cair yang memberikan rasa manis alami. Ciri khas Pallu Butung terletak pada cara penyajiannya yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkus, memberikan aroma khas pada kue ini. Rasa gurih dari kelapa dan ketan yang kenyal, dipadukan dengan manisnya gula merah, membuat kue ini menjadi camilan yang tak terlupakan.

Kue Cakue

Kue Cakue adalah kue gorengan yang sangat populer di rtp Makassar dan banyak daerah lainnya di Indonesia. Terbuat dari adonan tepung terigu, ragi, dan air, kue ini digoreng hingga berwarna kecokelatan. Biasanya, Kue Cakue disajikan dengan sambal kacang atau saus gula merah. Teksturnya yang renyah di luar dan empuk di dalam membuat kue ini sangat cocok untuk dijadikan teman santai di pagi atau sore hari. Kue Cakue memiliki cita rasa gurih yang khas dan sering dijadikan lauk pendamping nasi.

Kue Barongko

Kue Barongko adalah salah satu kue khas Makassar yang terbuat dari pisang, kelapa parut, telur, dan gula merah. Adonan yang tercampur rata kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikukus hingga matang. Kue ini memiliki tekstur lembut dan rasa manis alami dari pisang dan gula merah. Barongko sering dijadikan sebagai hidangan penutup atau camilan ringan saat berkumpul dengan keluarga. Selain itu, kehadirannya sering menemani acara adat dan perayaan penting di Makassar.

Kesimpulan

Keempat kue tradisional ini tidak hanya menyajikan rasa yang lezat, tetapi juga membawa tradisi dan budaya lokal yang kaya. Bagi pencinta kuliner Nusantara, mencoba kue-kue ini adalah cara yang tepat untuk mengenal lebih dalam tentang kekayaan kuliner Makassar yang unik dan menggugah selera.